Jumat, 15 April 2016

E-LEARNING



E-LEARNING

Elektronic Learning adalah kepanjangan dari E-learning yaitu suatu bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan dan dapat berupa website yang dapat diakses di mana saja. E-learning adalah konsekuensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Pengunduhan melalui handphone atau sejenisnya, menjadikan E-learning sebagai mobile learning suatu proses pembelajaran yang dapat digunakan siapapun tanpa terbatas waktu sehingga memenuhi prinsip pendidikan sepanjang hayat.
  
A.      Beberapa pengertian E-learning
1.        e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e- Learning. 
2.       Sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Ada pula yang menafsirkan e-learning sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media internet (Jaya Kumar C. (2002)
3.       Sistem pendidikan  yang menggunakan  aplikasi elektronik untuk  mendukung   belajar  mengajar  dengan  media  internet,  jaringan  computer, maupun computer standalone (Glossary,2001).

B.       sejarah perkembangan
1.        Tahun 1990 : Pada masa CBT (Computer-Based Training) muncul aplikasi E-Learning yang berjalan dalam PC standlone ataupun bentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam format mov, mpeg-1, atau avi.
2.       Tahun 1994 : CBT   muncul   dalam   bentuk   paket-paket   yang  lebih   menarik   dan diproduksi secara masal.
3.       Tahun   1997   :   LMS   (Learning   Management   System).   Seiring   dengan perkembangan   teknologi   internet, kebutuhan  informasi diperoleh dengan cepat dirasakan sebagai kebutuhan mutlak dan jarak/okasi bukanlah halangan . 
4.      Tahun 1999, tahun aplikasi E-learning  berbasis Web. Perkembangan LMS menuju aplikasi e-learning berbasis Web berkembang secara total, baik untuk  pembelajar  (learner)  maupun  administrasi  belajar mengajarnya.  LMS mulai  digabungkan  dengan  situs-situs  informasi,  majalah  dan  surat  kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia, video streaming serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar dan berukuran kecil.

C.      Fungsi E-Learning
1.        Suplemen, tambahan materi belajar yang dapat dipilih siswa (diambi atau tidak)
2.       Komplemen, pelengkap materi ajar
3.       Pengganti (Substitusi), salah satu pengertiannya adalah menggantikan kehadiran nara sumber saat pembelajaran
 
D.      Manfaat
1.         Fleksibel yaitu tidak terikat waktu dan tempat
2.         Memberi kesempatan belajar mandiri
3.         Relative efisien dalam hal biaya
4.         Penyajian yang menarik sehingga meningkatkan motivasi belajar
5.         Efektif untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan/pelatihan.
6.         Dapat mengisi peran penampilan informasi yang tak dapat dilakukan media lain
  
E.       Adapun komponen-komponen yang membentuk e-Learning adalah:
1.         Personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia, termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.
2.         Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional.
3.         Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning bisa dalam bentuk Multimedia-based Content (konten berbentuk multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa). Biasa disimpan dalam Learning Management System (LMS) sehingga dapat dijalankan oleh siswa kapanpun dan dimanapun. Depdiknas cukup aktif bergerak dengan membuat banyak. Pustekkom juga mengembangkan e-dukasi.net yang mem-free-kan multimedia pembelajaran untuk SMP, SMA dan SMK..

F.        Cara Pembuatan E-Learning dengan Menggunakan Software i-Spring Presenter
  1. Pastikan jaringan internet terhubung ke PC/ laptop
  2. Siapkan powerpoint yang berisi tentang materi pembelajaran.
  3. Pada menu bar, klik “iSpring presenter”, kemudian klik “publish”
  4. Pilih iSpring online 
  5.  
  6. Klik player, apabila powerpoint yang ada tidak menggunakan blok-blok oprasi/pengarah slide maka klik lite. Bila powerpoint menggunakan maka klik none.
  7. Buat akun iSpring online, dengan mengklik “change”
  8. Masukkan URL, email dan password yang telah di daftarkan.
  9. Klik "publish"
  10. Tunggu sampai proses generating flash movie selesai. Secara otomatis, file yang telah digenerate akan tersambung ke internet.
  11. Setelah terhubung ke browser, akan terhubung ke website ispring. Klik "preview'
  12. Klik “launch course”
  13. E-Learning berhasil dibuat.
Demikian sedikit pengetahuan dan pembuatan e-learning dengan memakai software iSpring Presenter. Semoga bermanfaat.





















Selasa, 12 April 2016

MOBILE LEARNING dengan APLIKASI Wondershare PPT2DVD



MOBILE LEARNING
dengan APLIKASI Wondershare PPT2DVD



A.    Pengertian
1.      Mobile Learning
Teknologi perangkat bergerak yang sudah sedemikian cepat perkembangannya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan, salah satu contohnya adalah pada bidang pendidikan. Penggunaan perangkat bergerak dalam aktivitas pembela-jaran disebut dengan M-Learning. M-Learning dianggap sebagai suplemen untuk E-Learning, mobilitas adalah nilai tambah bagi para pengguna E-Learning.  Data / materi pelajaran tidak perlu membuat sistem M-Learning terpisah dari E-Learning. Teknologi perangkat genggam nirkabel yang menggunakan jaringan telepon dan internet dalam memfasilitasi, mendukung, meningkatkan serta memperluas jangkauan belajar mengajar dinamakan M- Learning.


 Gambar tentang perangkat pendukung mobile learning

Pada   Gambar tentang perangkat pendukung mobile learning  tersebut   dijelaskan   bahwa   banyak   terdapat   aspek-aspek pendukung dalam mendukung ketersediaan mobile learning. Web server, Programming   Language  (P HP),   menggunakan  database  SQ L  Lite,  Koneksi jaringan, dan yang terutama dari sisi pengguna menggunakan mobile  device  yang  berplatform  dan  ber-Operasi  S istem  Android.  Didalam perangkat tersebut nantinya akan ditanamkan aplikasi app.apk yang dapat bersinkronisasi dengan web server lokal maupun server domain yang berbayar.
Android adalah sebuah software stack bersifat open source yang mencakup sistem operasi, Middleware  dan key applications beserta sekumpulan Application Programming Interface (API) untuk merancang sebuah aplikasi mobile dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Aplikasi berbasis android dapat diciptakan, dikembangkan secara bebas serta dapat dengan mudah diunduh dan digunakan sesuai kebutuhan pengguna.

Berkembangnya TI (teknologi informasi) memudahkan manusia untuk meng-akses informasi kapanpun dan dimanapun. Salah satu perkembangan TI adalah pemanfaatannya dalam bidang pendidikan seperti dibangunnya pembelajaran secara online. E-learning (Electronic Learning) merupakan proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dalam hal ini memanfaatkan media online seperti internet sebagai metode penyampaian, interaksi dan fasilitasi.  
Penggunaan E-Learning sebagai media belajar online ternyata dirasa belum cukup untuk mengatasi masalah efisiensi waktu dan tempat yang sering dihadapi para pengguna. Oleh sebab itu munculah M-Learning (Mobile Learning),
Keunggulan M-Learning, diantaranya:
a.             Akses ke layanan internet tidak lagi terbatas pada komputer dan laptop, ketika jaringan telah tersedia pada perangkat  mobile kita.
b.            pebelajar dapat mengakses materi pembelajaran, arahan dan aplikasi yang berkaitan dengan pembelajaran, kapan-pun dan dimana-pun.
c.             kemampuan untuk merealisasikan komunikasi bilateral antara pengajar dan peserta didik atau antar peserta didik itu sendiri.
d.            pembelajaran sepanjang hayat (live long seducation)

Hal yang harus diperhatihan dalam rencana pembuatan M-Learning, adalah:
a.             tidak semua materi pelajaran dapat ditayangkan, seperti materi terkait melatih keterampilan/praktek/hands on, keterampilan seorang dokter gigi, pekerja seni musik khususnya mencipta lagu, interview skills, team work seperti marketing maupun materi yang membutuhkan pengungkapan ekspresi seperti tarian
b.            Guru harus memiliki kemauan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Kemampuan yang disebut ICT literacy merupakan kemampuan teknis dan kognitif yang dimiliki guru untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar.
c.             Kemauan siswa untuk menerima teknologi juga merupakan dimensi kesiapan yang perlu diperhatikan. Kemauan siswa harus terdukung oleh beberapa hal seperti : ICT literacy, media akses, dan daya beli siswa dalam mengakses materi pembelajaran.

2.      Aplikasi Wondershare PPT2DVD
a.       Pengertian
Wondershare PPT2DVD merupakan sebuah aplikasi untuk membuat video pembelajaran, aplikasi ini membantu guru dalam mengkonversi File PPT atau powerpoint ke Format video seperti WMV, MKV, MOV, ASF dan video.
Penggunaan software ini membuat presentasi guru menjadi lebih baik. Software ini tetap menjaga kualitas suara dan slide serta hyperlink dengan sempurna.  serta mengatur resolusi layar secara automaticaly mendukung PAL dan NTSC atau TV mode.
b.      Fitur Wondershare PPT2DVD:
1)         Convert Powerpoint ke DVD
Mengkonversi presentasi PowerPoint ke video DVD serta mempertahankan semua fitur di PowerPoint aslinya, seperti animasi, transisi, suara, dan klip video. 
2)         Convert Powerpoint ke Video presentasi
PowerPoint Ubah ke 130 format video populer seperti AVI, WMV, MOV, MPEG, dll untuk berbagi di situs web, blog, atau perangkat portabel seperti iPod, iPhone, Apple TV, dan Pocket PC.
3)         Batch Burn
Dapat mem-burning sampai dengan 12 presentasi Powerpoint ke DVD pada satu waktu dengan PPT2DVD Pro.
4)         Eye-catching DVD
Menu profesional untuk melihat menu DVD dengan 46 hati-hati dirancang built-in menu DVD template untuk pemutaran cepat dan navigasi, termasuk tema-tema seperti bisnis, perayaan, pendidikan, alam, dan gereja.
5)         Play Mode - Auto dan Manual
Sebelum mengkonversi PowerPoint ke DVD, Anda dapat memilih mode otomatis untuk memutar video seperti pada film, atau navigasi dengan remote control dalam mode manual.
6)         Logo / Support Watermark
Anda dapat menambahkan logo Anda sendiri untuk output personalisasi Presentasi setelah dikonversi ke DVD.
7)         Built-in DVD Burner Burn
presentasi PowerPoint ke DVD secara otomatis. Juga, memungkinkan Anda untuk membakar output terpisah (ISO) ke DVD untuk membuat salinan.

c.       Penginstalan
1)      Carilah software Wondershare PPT2DVD Pro, dan lanjutkan dengan penginstalan.
 
 
2)      Setelah selesai mengunduh dan menginstall buka aplikasinya, Wondershare PPT2DVD Pro telah siap untuk digunakan,
 
B.     Pembuatan Mobile Learning
Berikut adalah proses pembuatan mobile learning untuk kepentingan/penggunaan terbatas, langkahnya adalah:
1.            Kita harus sudah memiliki/membuat  materi  pelajaran  dalam  bentuk  file  Ms PowerPoint, ukuran huruf dari Powerpoint tersebut tidak kurang dari 40 pt. karena jika kurang dari 40 pt, maka hasilnya mungkin akan lebih kecil jika nantinya dibuka di handphone ataupun Smartphone.
2.            Buka aplikasi PPT2Video Pro pada desktop anda,
3.            klik create video 
4.            Klik add, tambahkan file  lalu, lalu klik next 
 
5.            Klik start untuk memulai konversi, tunggu hingga proses konversi selesai,  
6.            hasil dari konversi tersebut ditransfer melalui kabel data ke HP atau copy ke memorycard menggunakan cardreader dan pindahkan ke HP/perangkat mobile, tunggu sampai proses rendering selesai. Setelah proses ini, berarti proses pembuatan mobile learning telah selesai.


       


catatan :  HP lenovo yang dimiliki penulis hanya dapat menerima file untuk mobile learning ini dalam format MP4, format Asf. tidak dapat dibaca HP tersebut.


Selamat mencoba